Dibaca aja, kalau suka dibaca lagi
Sengaja kutitipkan denyut nadi pada sang hujan disore ini, agar kau tau rasanya frekuensi rindu yang terjebak dalam nadi ini jatuh berkali-kali, ya memang tidak banyak, tetapi terlalu pekat untuk terlarut di milyaran liter air di dunia ini....-aa-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar